PKS-Kab.Bekasi OnLine : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi, kemarin resmi mencalonkan Sa�duddin sebagai bakal calon (balon) Kabupaten Bekasi dalam pilkada yang mulai digelar 8 Desember mendatang.
Kepastian dukungan ini digelar melalui acara launching pencalonan balon bupati di Lapangan Permata Metropolitan, Tambun, Bekasi. Ribuan massa ini datang untuk mendukung Sa�duddin yang juga Ketua DPRD Kabupaten Bekasi. Selain dihadiri ribuan kader dan simpatisan PKS, acara tersebut juga dihadiri Presiden PKS Tifatul Sembiring dan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.
Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Asmeldi Firman mengatakan, pencalonan Sa�duddin sebagai cabup Bekasi merupakan hasil musyawarah DPD PKS Kabupaten Bekasi. �Hasil musyawarah, Sa�duddin yang paling layak maju dalam pilkada. Sebab, Sa�duddin juga kader PKS,� paparnya. Lalu, siapa pendampingnya? Hingga kini, dia mengaku masih menggodok sembilan orang yang telah mendaftar diri untuk menjadi balon wakil bupati.
�Kami masih menggodoknya. Nanti setelah ada hasil, baru dapat kami umumkan ke publik,� ujarnya. Menurut Asmeldi, dengan digodoknya nama balon cawabup dari eksternal partai, merupakan bukti PKS Kabupaten Bekasi akan berkoalisi dengan partai lain. �Saat ini pun PKS tengah melakukan penjajakan dengan beberapa partai untuk berkoalisi,� imbuh Asmeldi.
Rencana koalisi ini diamini Presiden PKS Tifatul Sembiring. Dia mengatakan, PKS tidak akan menutup diri dengan partai mana pun untuk melakukan koalisi. �Berkoalisi dengan partai mana saja kami siap, asalkan visi-misinya sama,� ungkap Tifatul. Hanya, balon cawabup yang bakal disandingkan dengan Sa�duddin harus punya integritas moral dan mampu berkomunikasi. Dia mencontohkan, dari 73 kali pilkada yang telah dimenangkan PKS, merupakan hasil koalisi dengan partai lain.
�Tenang saja, nanti kalau sudah waktunya PKS akan umumkan nama cawabupnya,� ujar Tifatul. Sementara Sa�aduddin mengaku siap dipasangkan dengan siapa pun dalam Pilkada Kabupaten Bekasi. �Saya tidak mempunyai koridor menunjuk siapa pasangan saya. Apa pun yang diputuskan tim, saya akan menjalankannya,� tukas Sa�duddin.
Dengan pencalonan Sa�duddin sebagai cabup Bekasi, berarti PKS merupakan partai pertama yang memastikan calonnya untuk bertarung di Pilkada Bekasi 11 Maret 2007. Partai besar lain seperti PDIP, Golkar, Partai Demokrat, dan PPP hingga saat ini belum memastikan siapa cabup yang akan diusungkan.
Meskipun PPP sudah memutuskan Saleh Manaf dan Omin Basyuni sebagai balon bupati dan wabup melalui rapat partai, kedua nama tersebut masih bisa berubah. �Partai kami harus koalisi dengan partai lain untuk memajukan cabup/cawabup. Bisa saja nama ini berubah sesuai dengan kesepakatan koalisi,� ujar Ketua Fraksi PPP Diding Syaefudin. Seperti diberitakan, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi akan membuka pendaftaran balon bupati-wakil bupati pada 8�14 Desember 2006 mendatang.
Sedang pemungutan suara akan dilakukan pada Maret 2007 mendatang. Putusan itu sesuai dengan hasil rapat antara DPRD dan Pemkab Bekasi yang digelar baru-baru ini. Bagi yang belum lengkap persyaratannya, pendaftar diberikan kesempatan untuk melengkapinya selama sepekan, yakni 21�28 Desember. Pada 12 Januari 2007, nama balon yang lolos akan diumumkan.(wahab firmansyah)
Sumber : Koran Seputar Indonesia