PKS-Kab.Bekasi OnLine : Meski pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi baru akan berlangsung pada 11 Maret 2007, aparat pemerintahan setempat yakin tidak akan terjadi pilkada putaran kedua.
Hal itu disampaikan Pjs. Bupati Bekasi, H. Tenny Wishramwan saat sosialisasi pilkada dan deklarasi damai partai politik di Balai Rakyat, DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (28/11).
Menurut Tenny, jika terjadi pilkada putaran kedua, dana yang dikeluarkan akan membengkak. "Pastinya akan sangat mahal, karena perlu melakukan kegiatan yang sama dua kali. Seperti perlunya mencetak ulang kertas suara yang akan memakan biaya lagi," kata Tenny.
Berdasarkan proyeksi tersebut, jika terjadi pilkada putaran kedua maka dana yang dikeluarkan akan mencapai Rp 29,15 miliar. Sedangkan pilkada putaran pertama membutuhkan dana Rp 21,2 miliar.
Tenny mengatakan, pemkab telah menyiapkan dana sekira Rp 16,3 miliar yang berasal dari anggaran murni daerah 2006, sedangkan sisanya akan dianggarkan dalam tahun 2007. Pihak provinsi telah menyetujui permohonan bantuan kekurangan Rp 3,5 miliar yang akan direalisasikan dalam anggaran 2007.
Jumlah pemilih diperkirakan mencapai 1,3 juta dari 2,2 juta penduduk Kabupaten Bekasi. Proses input data mencapai tahap akhir.
Menurut Ketua KPUD Kabupaten Bekasi, Adi Susila, pilkada putaran kedua hanya akan terlaksana jika tidak ada pemenang yang perolehan suaranya lebih dari 25 persen. "Partai dinyatakan menang pilkada mutlak jika memperoleh suara 50% plus satu.
Jika tidak ada yang mencapai jumlah tersebut, pemenang adalah yang memperoleh lebih dari 25%," ujarnya.
Sumber : pikiran rakyat