8 PKS | DPD Kabupaten Bekasi
Rubrik : Kab. Bekasi & Jawa Barat
Merasa Dirugikan, Warga Halangi Truk Projek PT Pertamina
Selasa, 27 Maret 07 - by : Redaksi

PKS-Kab.Bekasi OnLine : Puluhan warga Kampung Pangkalan, Kecamatan Babelan menghalangi jalan yang biasa dilalui truk pengangkut tanah untuk keperluan projek pengeboran sumur minyak PT Pertamina di Babelan, Senin (26/3). Bahkan, truk-truk pengangkut tersebut hingga sore hari terpaksa berhenti ketika melintas jalan menuju pengeboran tersebut. Pasalnya, jalan yang biasanya mereka lintasi telah ditanami pohon pisang.

Penyetopan truk-truk pengangkut tanah itu, dilakukan warga sejak Minggu (25/3) malam. Warga menyandera truk yang melintas sejak pukul 23.00 WIB. Aksi sempat dihentikan karena pihak PT Pertamina berjanji akan bertemu dengan warga untuk membicarakan penyelesaian tuntutan warga.

Warga menuntut PT Pertamina memberikan kompensasi sehubungan dengan kerugian yang diderita warga Kampung Pangkalan selama projek berjalan. "Setiap malam kami tidak dapat tidur tenang, karena setiap truk lewat, rasanya rumah kami seperti sedang diguncang gempa," kata Karmirahman (26) warga yang lantai rumahnya retak-retak.

Kerusakan pada rumah warga diduga akibat guncangan dari truk-truk pengangkut tanah yang melintasi jalan depan rumah mereka selama setahun belakangan ini. Tidak hanya itu, truk tersebut menimbulkan polusi udara dan suara, sehingga warga merasa tidak nyaman selama seharian. "Karena truk yang lewat itu hampir tiap sepuluh menit," ucap Nurhadi salah seorang perwakilan warga. Ia juga menyebutkan jumlah truk yang melintas di jalan tersebut mencapai 200 truk per hari.

Janji pertemuan yang tidak kunjung tiba, membuat warga dongkol sehingga sekira pukul 13.00 WIB, mereka nekat memblokir jalan. Bahkan truk yang lewat disuruh menepi hingga keputusan PT Pertamina untuk memberikan ganti rugi dipenuhi. Namun, hingga sore keputusan itu belum disepakati. Pertamina meminta jangka waktu penyelesaian permasalahan hingga pekan depan.

Warga juga kecewa terhadap Pemkab dan DPRD Kabupaten Bekasi yang terkesan berdiam diri. Warga menilai jalan di depan rumah mereka tidak selayaknya dilalui kendaraan dengan kapasitas hingga berton-ton. Akibatnya, selain rumah retak, jalanan pun penuh lubang besar yang menampung genangan air saat hujan tiba. Selain Kampung Pangkalan Desa Kedung Pengawas, masih ada 3 desa lainnya yang rumah-rumah warganya mengalami kerusakan yakni Desa Babelan, Desa Muara Bakti, dan Desa Hurip Jaya.

Sumber : Pikiran Rakyat

8 PKS | DPD Kabupaten Bekasi : https://www.pks-kab-bekasi.org
Versi Online : https://www.pks-kab-bekasi.org/?pilih=lihat&id;=195