Sumber : www.pk-sejahtera.org
PKS-Kab.Bekasi OnLine : Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, namun terkadang keberadaan mereka luput dari perhatian kita. Padahal tanpa mereka kita tidak akan menjadi orang yang terdidik seperti sekarang ini.
Karena guru kita berilmu, karena guru kita bisa menulis dan membaca, karena guru kita kita punya keahlian yan sangat bermanfaat sebagai alat pencari nafkah dalam kehidupan sehari-hari.
Namun ironisnya, jasa dan bapak guru ini sering terlupakan. Nasib guru di negeri tercinta ini kerap digambarkan amat menggenaskan. Kita pernah mendengar lagu Umar Bakre yang dinyanyikan oleh Iwan Fals, realisasinya memang menjadi pemandangan sehai-hari.
Ada guru yang mencari tambahan penghasilan dengan pedagang, atau jadi penjaga malam bahkan tidak sedikit guru yang menjadi tukang ojek, agar kebutuhan hidup mereka dapat terpenuhi.
Milad PKS kali ini mengangkat tema �Majukan Pendidikan Kembalikan Jatidiri Bangsa�. Intinya adalah agar bangsa Indonesia yang beradap ini, menghormati jasa para bapak dan ibuguru mereka.
PKS yang dulu bernama Partai Kedilan (PK) dideklarasika pada tahun 1998 di halaman Masjid Al-Azhar Kebyoran Baru, hari ini genap beruia 8 tahun. Untuk itu dalam rangka peringatan Milad PKS yang berdekatan dengan Hari Pendidikan Nasional Indoneisa,, PKS menyampaikan seruan �Penghargaan Kepada Bapak dan Ibu Guru�.
Kepada anak bangsa yang pernah menjadi murid agar memberikan kado kepada bapak dan ibu guru di daerah masing-masing pada tanggal 2 Mei bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.
Kepada seluruh kader dan simpatisan PKS, diinstruksikan agar menjadi motor dalam menyerahkan penghargaan dan penghormatan kepada bapak dan ibu guru di seluruh pelosok tanah air. Gerakan ini insya Allah akan dilaksanakan minimal satu tahun sekali, setiap memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Dari sisi kebiajkan nasional, Insya Allah PKS secara sungguh mealui perjuangan di Dewan Perwakilan rakyat maupun melalui usulan langsung kepda Presiden Susilo Bambang Yodoyono, akan berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan amanat undang-undang dasar untuk menaikkan anggaran pendidikan sebesar 20 persen.
Prioritas penggunaan anggaran tersebut adalah untuk pembenahan manajemen pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru. Kita juga akan terus berjuang dengan doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia agar pemerintah dalam tahun 2006 ini dapat memberikan kenaikan tunjangan kepada bapak dan ibu guru minimal sebesar Rp 500ribu perbulan.
Semoga gerakan apresiasi terhadap guru yang kami slogankan dengan kalimat �Hormati Guru Sayangi Teman� dapat memotivasi para bapak dan ibu guru, bahwa pelayanan mereka perlu dihargai dan dihormati. Pada sisi lain harapan kami, agar semangat kaum muda untuk memilih profesi sebagi guru jangan sampai menurun. Bahwa menjadi guru adalah sebuah profesi yang mulia, serta akan menndatangkan kebaikan dari Allah SWT meskipun yang bersangkutan telah meninggal dunia. (Ningsih) |