PKS-Kab.Bekasi OnLine : Kentalnya kepedulian terhadap nasib Palestina kembali terasa. Puluhan ribu kader dan simpatisan massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kemarin, melakukan longmarch dari Bundaran HI menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS).
Menurut Presiden PKS, Tifatul Sembiring, aksi itu merupakan bentuk protes atas pemboikotan secara ekonomi terhadap Palestina oleh sekutu-sekutu AS. Aksi solidaritas massa PKS ini juga untuk menindaklanjuti seruan Organisasi Konferensi Islam (OKI) agar setiap orang menyumbangkan satu dolar AS (one man one dollar) untuk Palestina.
Saat negara-negara Barat meminta agar demokrasi di Palestina ditegakkan, kata Tifatul, tapi ketika yang memenangi pemilu adalah Hamas yang tak mereka kehendaki, embargo pun diterapkan. Sikap mendua ini tidak konsekuen dengan demokrasi yang mereka serukan. ''Bush, kamu telah membuat bingung kami. Kamu sering bicara demokrasi, tapi kamu memerangi Palestina. Di mana rasa keadilan kamu,'' katanya.
Setelah memenangi pemilu parlemen pada 25 Januari 2006, Hamas menguasai parlemen Palestina. Bahkan, perdana menteri-nya dijabat oleh Ismail Haniya, yang merupakan wakil Hamas di parlemen. Sejak saat itu, AS dan negara-negara Eropa menyerukan untuk tidak meneruskan bantuannya kepada Palestina.
Beberapa tokoh nasional juga turut menyampaikan orasi dalam aksi yang berlangsung tertib itu. Anggota DPR, Almuzammil Yusuf dan Soeripto ikut menyampaikan orasinya. Mereka mempersoalkan AS yang mendukung Israel, tapi membuat Palestina menderita. Soeripto menilai, penghentian bantuan dunia internasional ke pemerintah Palestina itu karena Hamas yang memenangi pemilu dan menguasai parlemen.
Sementara itu, anggota komisi I DPR asal Fraksi PDIP, Permadi, yang turut dalam aksi itu, meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertindak konkret untuk membantu Palestina. Apalagi, dalam kunjunganya ke Timur Tengah beberapa waktu lalu, SBY menegaskan untuk membantu Palestina. Bahkan, SBY akan mengangkat utusan khusus (special envoy) di Ramallah sebagai bentuk dukungan atas Palestina. ''Saat ini, perlu tindakan konkret dari Pak SBY untuk membantu Palestina,'' katanya.
Aksi solidaritas PKS itu berhasil menggalang dana Rp 700 juta. Uang yang terkumpul selanjutnya akan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia. ''Pertama, kami akan minta tolong ke pemerintah untuk menyerahkan bantuan tersebut. Pemerintah pasti punya banyak jalur dalam keadaan Palestina yang tengah diembargo,'' kata Panitia Pelaksana Aksi, Budyanto.
Sumber : Republika |