PKS-Kab.Bekasi OnLine : PT. Rajawali Information System (RIS) bersedia mengucurkan dana sebesar Rp. 10 Miliar untuk mendukung program KTP Nasional di Kabupaten Bekasi. Dana itu akan digunakan untuk menyediakan berbagai sarana. Seperti computer, pelatihan personil dan alat pendukung lainnya.
Ujar Direktur PT. RIS, Danny Kusnadi. Dia memastikan permasalahan dalam pelaksanaan KTP Nasional itu adalah sarana pendukungnya. Sebab butuh sistem informasi dan computer yang cukup memadai. Danny mengatakan identitas diri pemegang KTP itu tersentral dengan beberapa lembaga pemerintah seperti; Dinas Pajak Daerah, Kepolisian, Catatan Sipil dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana, Edi Sutisna saat ditemui wartawan mengaku tidak siap melaksanakan program KTP Nasional. Karena hambatan internal berupa keterampilan personil dan sarananya. Padahal lanjut dia program KTP Nasional itu merupakan bagian dari Pelaksanaan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang menjadi agenda Menteri Dalam Negeri. Yang tertuang dalam Peraturan Mendagri No. 28 Tahun 2005, tentang pedoman penyelenggaran pendaftaran penduduk dan catatan sipil. Sampai saat ini masih belum bisa dilaksanakan, karena terhambat dengan masalah internal.
Sumber : Kab-Bekasi.go.id |