| |
Sejak 1 Mei 2006
Pengunjung : 136248
Hits : 1515351 hits
Bulan Ini : 2117 users
Hari Ini : 115 users
Online : 2 users |
|
|
|
|
PKS Tuntut Tanggung Jawab PT Lapindo Senin, 19 Juni 06 - oleh : Redaksi
PKS-Kab.Bekasi OnLine : Tiga desa di Kabupaten Sidoarjo mengalami kerusakan parah akibat banjir lumpur. Ketiga desa itu adalah Jatirejo, Siring & Reno Kenongo. Bahkan sudah akan meluber ke Tanggulangin. Jumlah pengungsi yang terdata sudah mencapai 2.263 orang.
Menyikapi persoalan Lumpur di Sidoarjo, DPW PKS Jawa Timur mendesak kepada Pemerintah Daerah untuk menjelaskan secara transparan terkait dengan legalitas perizinan operasi PT. Lapindo Brantas.
"Kami mendukung sepenuhnya langkah-langkah hukum pihak kepolisian dalam melakukan penyidikan terhadap PT Lapindo Brantas. Serta mendesak untuk bertindak tegas terhadap pimpinan PT. Lapindo Brantas. Kami menuntut keseriusan dari pemerintah daerah dan PT. Lapindo Brantas dalam melakukan penanganan warga korban lumpur panas," papar Ketua Umum DPW PKS Jawa Timur Jafar Tri Kuswahyono dalam siaran pers, Sabtu (17/6) malam.
Jafar mengatakan PKS mendesak pemerintah daerah dan aparat keamaman untuk melakukan penanganan semaksimal mungkin terkait dengan potensi munculnya konflik horizontal antar warga desa dengan melalui pendekatan persuasif.
"Untuk turut mengurangi dampak sosial akibat lumpur panas tersebut, PKS telah membuka posko di lokasi Pasar Porong yang melayani pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi warga korban lumpur panas."
Selain pelayanan kesehatan dan pendidikan, lanjut dia, PKS juga melakukan advokasi terkait dengan hak-hak dan ganti rugi warga sebagaimana mestinya. Posko ini menerima laporan dari warga masyarakat yang merasa dirugikan akibat dampak lumpur panas.
Sumber : Suara Merdeka kirim ke teman | versi cetak
Tidak ada komentar tentang artikel ini.
Formulir Komentar | Aturan >>
[ Back To Beranda ]
|
|
|
|
|
|