| |
Sejak 1 Mei 2006
Pengunjung : 141197
Hits : 1605473 hits
Bulan Ini : 2444 users
Hari Ini : 99 users
Online : 2 users |
|
|
|
|
PKS Terjunkan Relawan ke Trenggalek Jumat, 21 April 06 - oleh : Redaksi
Sumber : Detik.com
PKS-Kab.Bekasi OnLine : DPW PKS Jatim menerjunkan tim relawan sejumlah 25 orang ke lokasi bencana banjir bandang di Kab Trenggalek. Tim relawan ini bertugas untuk mendirikan Posko Penanggulangan Bencana (P2B).
Tim relawan ini tiba Kamis (20/4/2006). Mereka berasal dari Ponorogo, Tulung Agung, Blitar, dan Surabaya. Posko yang telah didirikan oleh tim relawan adalah di daerah Kelutan, Ngeres, dan Tamanan.
Selanjutnya Posko P2B ini akan mendirikan dapur umum yang akan melayani para pengungsi akibat Banjir. Tim ini disiapkan juga untuk melakukan proses evakuasi dan rescue serta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Selain itu, posko ini siap untuk menghimpun bantuan dari masyarakat dan menyalurkan langsung ke lokasi bencana. Sementara ini, Posko akan menyalurkan makanan siap saji (nasi bungkus), mie instant, nasi instant, dan obat-obatan.
Data yang dihimpun oleh P2B, sampai Kamis, 20 April pagi, sekurang-kurangnya 200 KK terisolir. Beberapa jalan di daerah Kelutan, jalan protokol, jalan ke arah Karangan, dan menuju terminal Trenggalek masih terendam air.
Disampaikan oleh Ketua Posko P2B Jatim untuk Trenggalek, Yusuf Ahyani, bahwa di daerah Tamanan banjir mencapai ketinggian 5 meter, sedangkan di daerah Ngeres banjir mencapai 3 meter, dan di Kelutan banjir mencapai 2,5 Meter.
Ja'far Tri Kuswahyono, Ketua Umum DPW PKS Jatim, langsung terjun ke lokasi bencana pada kamis siang. "Kami menindaklanjuti secara serius dengan melakukan penanganan secara terpadu," jelas Ja'far kepada detikcom.
Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU), LMI (Lembaga Manajemen Infaq) dan Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF). Selain itu, DPD PKS Trenggalek telah melakukan koordinasi dengan Satkorlak setempat.
Ja'far menambahkan bahwa, tim relawan yang dikirim pada gelombang pertama ini akan berada dilokasi bencana setidaknya sampai akhir pekan ini. Kemudian akan dilakukan evaluasi perlunya menurunkan tim relawan gelombang kedua. kirim ke teman | versi cetak
Tidak ada komentar tentang artikel ini.
Formulir Komentar | Aturan >>
[ Back To Beranda ]
|
|
|
|
|
|