| |
Sejak 1 Mei 2006
Pengunjung : 141197
Hits : 1605537 hits
Bulan Ini : 2444 users
Hari Ini : 99 users
Online : 2 users |
|
|
|
|
Penerbit Playboy Lecehkan Aspirasi Publik Indonesia Selasa, 11 April 06 - oleh : Redaksi
Sumber: Republika
PKS-Kab.Bekasi OnLine : Hidayat yang tengah melakukan kunjungan ke Lebanon, ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat (7/4), mengatakan kebebasan pers hendaknya tidak digunakan untuk melakukan provokasi, kontroversi, apalagi memuat informasi yang menurunkan dekadensi moral.
"Kita butuh kebebasan yang bertanggung jawab untuk membangunkan masyarakat dari keterpurukan, mendidik, mengejar ketertinggalan dan nilai positif lainnya,dan bukan sebaliknya memuat hal-hal amoral," katanya.
Dia mengimbau kepada masyarakat untuk menyikapinya dengan tegas tetapi tidak anarkis.
Mantan Presiden PKS itu meminta pemerintah dan penegak hukum menyikapi penerbitan majalah itu secara bijak dengan menimbang kepentingan masyarakat luas.
Ketika ditanya bahwa isinya tidak terlalu vulgar, Hidayat mengatakan bahwa nama Playboy saja sudah mengandung konotasi porno sebagaimana majalah asalnya di Amerika Serikat.
"Dari segi nama majalah saja masyarakat luas sudah menolaknya," kata Hidayat. Dari segi isi, dia menilai, bisa saja pada edisi perdana Playboy Indonesia relatif sopan tetapi edisi berikutnya secara perlahan akan menampilkan aslinya.
Edisi perdana menampilkan cover Andhara Early (AE). AE berpose dengan berbagai gaya, dua diantaranya memperlihatkan celana dalamnya.
Sementara dalam rubrik wawancara, majalah itu menampilkan novelis Pramoedya Ananta Toer.
Sebelumnya, rencana penerbitan majalah Playboy ditentang banyak pihak. Namun, tentangan itu agaknya tidak menyurutkan penerbit untuk menerbitkan edisi Indonesia.(mca) kirim ke teman | versi cetak
Tidak ada komentar tentang artikel ini.
Formulir Komentar | Aturan >>
[ Back To Beranda ]
|
|
|
|
|
|